IM JAPAN 日本語テキストⅠ Bab 21 : Percakapan (会話)

Yahalo!

Kembali lagi bersama saya Eragon di blog Coretan Eragon ini ya. Sebelumnya saya telah membuat pembahasan mengenai materi yang ada di buku IM JAPAN 日本語にほんごテキストⅠ Bab 21, antara lain Sambil & Setelah, Tanpa & Jika I, dan Kosakata

Nah, kali ini saya akan menerangkan materi selanjutnya, yakni Percakapan (会話かいわ). Materi ini adalah materi penerapan dari materi Pola Kalimat dan Kosakata yang telah saya jelaskan sebelumnya, dalam bentuk percakapan. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini ya

会話かいわ1(えきで)

ダダン 東京とうきょうまでいくらですか。
田中たなか 580えんです。
ダダン わたしは、こまかいおかねがありません。
田中たなか 大丈夫だいじょうぶですよ。ここに千円せんえんさつれて、580えんのボタンをすと、切符きっぷとおりがますから。
ダダン そうですか。便利べんりですね。


会話かいわ2(工場こうじょうで)

主任しゅにん 今日きょうは、この機械きかい操作そうさ練習れんしゅうです。
ウテン はい。
主任しゅにん わたしがやったあとで、機械きかいうごかしてください。
よくてくださいね。
まず、ここに部品ぶひんいて、あかいレバーをげます。
ウテン あかいレバーをげると、しろいレバーががりますね。
主任しゅにん ええ。つぎにこのあおいボタンをします。あおいボタンをすと、あかいレバーががります。
ウテン かりました。


会話かいわ3(公園こうえんで)

タム わあ、にぎやかですね。
田中たなか ここは有名ゆうめい公園こうえんですから、みんな、さくらます。
タム みんなさくらしたすわって、ものんだり、弁当べんとうべたりしていますね。あのひとはビールをみながら、うたっています。
田中たなか 日本人にほんじんは、よく花見はなみをしながら、おさけみます。
タム 今日きょうは、アグスさんが仕事しごとをしないで、あさからっています。
田中たなか アグスさんをさがしましょう。
タム あそこにいます。となりおんなひとと、わらいながら、はなしています。
田中たなか わたしたちもきましょう。


Pembahasan

Percakapan 1 (di stasiun)

ダダン
東京とうきょうまでいくらですか。
Harganya berapa sampai Tokyo?

Poin pertama dalam kalimat ini yang harus diperhatikan adalah Partikel まで. Partikel ini menunjukkan titik akhir, yang dalam hal ini adalah titik akhir sebuah tempat

Kedua adalah Kata Tanya いくら. Kata Tanya tersebut digunakan untuk menanyakan harga, sehingga pengertian dari kalimat tersebut adalah, berapa harga yang harus dibayar untuk bisa sampai ke Tokyo

Karena konteks Percakapan ini adalah di stasiun, otomatis Dadang sedang menanyakan harga tiket kereta ke Tokyo

田中たなか
580えんです。
(Harganya) 580 yen

Menjawab pertanyaan Dadang, Tanaka mengucapkan jumlah harganya, yakni 580 yen

ダダン
わたしは、こまかいおかねがありません。
Saya tidak punya uang receh

Mendengar jawaban dari Tanaka, Dadang merasa panik. Hal ini terlihat dari kalimat yang dia utarakan, bahwa dia tidak memiliki uang receh

こまかい disini memiliki arti 「receh, remeh」. Maksudnya adalah, uang pecahan yang nilainya kecil. Contohnya adalah uang logam 1 yen, 5 yen, 10 yen, 50 yen, 100 yen, dan 500 yen. Berdasarkan ucapan Dadang, setidaknya dia membawa uang yang lebih dari 500 yen, atau uang lembar 1000 yen

田中たなか
大丈夫だいじょうぶですよ。ここに千円せんえんさつれて、580えんのボタンをすと、切符きっぷとおりがますから。
Tidak apa-apa kok. Karena jika (kamu) masukkan uang lembar 1000an yen disini, lalu (kamu) tekan tombol 580 yen, tiket dan uang kembaliannya keluar

Tanaka meyakinkan Dadang untuk tidak perlu khawatir. Kemudian dia juga menjelaskan alasannya, yang mana menggunakan beberapa Pola Kalimat sekaligus. Ya, mereka adalah Pola Kalimat Kegiatan Berurutan, Pola Kalimat Jika I, dan Pola Kalimat Sebab Akibat

Untuk mengartikannya, kita perlu menelaah dari Pola Kalimat terakhir, yakni Pola Kalimat Sebab Akibat. Pola Kalimat ini ditandai dengan penggunaan 「~から、~」, dan menunjukkan hubungan Sebab dan Akibat

Dalam hal ini, Kalimat Sebabnya terdiri dari 2 kalimat. Kalimat pertamanya menggunakan Pola Kalimat Kegiatan Berurutan, yang ditandai dengan adanya Kata Kerja Te-kei. Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa Kalimat Sebab tersebut memiliki urutan

Kalimat kedua pada Kalimat Sebab menggunakan Pola Kalimat Jika I. Pola Kalimat ini digunakan untuk menyatakan keadaan yang akan terjadi jika suatu kondisi terpenuhi. Kondisi dalam hal ini adalah, bahwa Dadang menekan tombol 580 yen

Jadi, jika dirunut, maka Kalimat Sebabnya adalah, bahwa Dadang memasukkan uang lembar 1000an yen lalu menekan tombol 580. Jika itu terjadi, maka terjadilah Kalimat Akibat

Kalimat Akibatnya menjelaskan bahwa tiket dan uang kembaliannya akan keluar. Dengan demikian, jika Dadang memasukkan uang 1000an yen dan menekan tombol 580 yen, maka disamping dia akan menerima tiketnya, dia juga akan menerima uang kembalian sebesar 420 yen

Tempat pembelian tiket
Sumber : City Sodegaura
ダダン
そうですか。便利べんりですね。
Oh begitu. Praktis yah

Mendengar penuturan Tanaka, Dadang merasa lebih aman dan tentram. Hal ini dikarenakan masalah yang sebelumnya dia hadapi (karena dia tidak membawa uang kecil) ternyata masih bisa diatasi oleh mesinnya

Oleh karena itu, dia berpendapat bahwa mesin pencetak tiketnya praktis, karena meskipun menggunakan uang yang besar, tetap masih bisa mendapatkan tiket dan uang kembaliannya

Berdasarkan penjelasan-penjelasan diatas, maka dari Percakapan 1 ini kita bisa menelaah bahwa :

「Dadang bertanya pada Tanaka, berapa biaya yang harus dia keluarkan untuk bisa sampai ke Tokyo. Tanaka menjawab 580 yen. Dadang bingung, karena dia tidak membaya uang receh. Tanaka bilang tidak apa-apa, karena dengan uang 1000 yen pun bisa dapat tiket dan kembaliannya, sehingga praktis」


Percakapan 2 (di pabrik)

主任しゅにん
今日きょうは、この機械きかい操作そうさ練習れんしゅうです。
Hari ini (kita) akan latihan mengoperasikan mesin ini

Hal terpenting dalam memahami kalimat ini adalah tentang Partikel の. Di kalimat tersebut terdapat 3 Kata Benda dengan 2 Partikel の secara berurutan. Lalu, bagaimana memahami artinya?

Pertama, kita perlu memisahkannya menjadi 2 bagian. Bagian pertama adalah 2 Kata Benda dan Partikel の yang pertama, dan bagian kedua adalah Kata Benda terakhir beserta Partikel の yang lainnya

Dengan demikian, didapatlah 2 bagian, yakni 機械きかい操作そうさ dan 練習れんしゅう. Pengertian dari 機械きかい操作そうさ sendiri adalah 「pengoperasian mesin」. Sedangkan 練習れんしゅう memiliki arti 「latihan」

Jika semuanya digabungkan, maka didapatlah frase 「latihan mengoperasikan mesin」. Oh ya, jangan lupa dengan Kata Tunjuk Benda この, yang menerangkan bahwa benda yang dimaksud berada di dekat sang senior

Ah ya, hampir saja lupa. 主任しゅにん disini memiliki beberapa pengertian, seperti 「pengampu」, 「senior」, ataupun 「kepala」. Namun, dalam pembahasan kali ini saya akan menyebutnya sebagai senior ya

ウテン
はい。
Ya

Mendengarkan arahan dari seniornya, Uten menjawabnya dengan jawaban afirmatif

主任しゅにん
わたしがやったあとで、機械きかいうごかしてください。
よくてくださいね。
まず、ここに部品ぶひんいて、あかいレバーをげます。
Setelah saya lakukan, tolong gerakkan mesinnya
Perhatikan baik-baik
Pertama, letakkan bahannya disini, lalu turunkan tuas merah

Di kalimat pertama tersebut, terlihat bahwa sang senior menggunakan Pola Kalimat Setelah dan Pola Kalimat Permintaan. Pola Kalimat Setelah ditandai dengan adanya 「~たあとで、~」, sedangkan Pola Kalimat Permintaan ditandai dengan 「~てください」

Dari kalimat tersebut pula kita bisa menerka, bahwa sang senior meminta (dengan nada memerintah ya) Lawan Bicaranya untuk menggerakkan mesinnya setelah sang senior melakukannya

Di kalimat kedua, sang senior meminta Lawan Bicaranya untuk melihat, terlihat dari penggunaan kembali Pola Kalimat Permintaan. Yah, walaupun Kata Kerja yang digunakan memang る yang artinya melihat, namun yang dimaksudkan disini adalah memperhatikan

Baru di kalimat ketiga, sang senior memberikan instruksinya. Hal ini terlihat dari penggunaan Pola Kalimat Kegiatan Berurutan yang ditandai dengan penggunaan Kata Kerja Te-kei

Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa sang senior menunjukkan caranya yakni dengan meletakkan bahannya di tempat yang dia tunjuk, lalu menurunkan tuas yang berwarna merah

ウテン
あかいレバーをげると、しろいレバーががりますね。
Jika tuas merahnya diturunkan, tuas putihnya naik ya

Uten, sebagai Lawan Bicara dari seniornya, memperhatikan betul-betul apa yang dilakukan oleh seniornya. Hal ini terlihat dari ucapannya yang menunjukkan reaksi dari apa yang dilakukan seniornya

Sebelumnya, sang senior menunjukkan cara mengoperasikan mesinnya, yakni dengan memasukkan bahan dan menurunkan tuas merah. Lalu Uten berkata, bahwa jika tuas merahnya diturunkan, tuas putihnya naik

Ya, ucapan Uten ini menggunakan Pola Kalimat Jika I, yang ditandai dengan 「〈動詞どうし辞書じしょけい〉と、~」. Pola Kalimat ini sendiri memiliki makna jika A, maka (pasti) B

Oleh karena itu, pengertian dari ucapan Uten disini adalah, bahwa setiap kali tuas merahnya diturunkan, maka tuas putihnya pasti akan naik. Tidak mungkin tidak

>主任しゅにん
ええ。つぎにこのあおいボタンをします。あおいボタンをすと、あかいレバーががります。
Ya. Setelah itu tekan tombol biru. Jika tombol birunya ditekan, tuas merahnya (akan) naik

Menanggapi tanggapan Uten, sang senior mengiyakan. Kemudian dia melanjutkan instruksinya di kalimat selanjutnya, yaitu dengan menekan tombol biru

Kalimat ketiganya, dia menggunakan Pola Kalimat Jika I, yang mana memiliki maksud bahwa jika A maka (pasti) B. Pernyataan sang senior ini menjelaskan pada kita, bahwa ketika tombol birunya ditekan, maka tuas merahnya pasti akan naik

ウテン
かりました。
Dimengerti

Mendengar penjelasan dari seniornya, Uten menjawabnya dengan kalimat 「かりました」. Kalimat ini mengandung maksud, bahwa sebelumnya Uten masih belum paham dengan topik yang dibicarakan, namun akhirnya menjadi paham

Bisa dibilang, setelah seniornya menjelaskan cara pengoperasian mesin tersebut, baru kemudian Uten paham

Berdasarkan ulasan-ulasan tersebut, maka kita bisa menyimpulkan bahwa Percakapan tersebut membahas :

「Agenda hari ini adalah latihan mengoperasikan mesin. Setelah nanti dilakukan oleh sang senior, supaya mesinnya digerakkan

Pertama adalah meletakkan bahannya di mesin tersebut, lalu menurunkan tuas merah. Ketika tuas merah diturunkan, tuas putih akan naik. Setelah itu menekan tombol biru, sehingga tuas merahnya naik」


Percakapan 3 (di taman)

タム
わあ、にぎやかですね。
Wah, ramai ya

Perhatikan ucapan Tam disini. Dari kalimatnya saja kita bisa mengetahui bahwa Tam merasa heran dengan situasi taman saat itu. Ya, tamannya terlihat ramai

田中たなか
ここは有名ゆうめい公園こうえんですから、みんな、さくらます。
Karena disini adalah taman yang terkenal, orang-orang (banyak) yang datang untuk melihat sakura

Menjelaskan alasan mengapa tamannya ramai, Tanaka mengatakan bahwa taman tersebut adalah taman yang terkenal, sehingga banyak orang-orang yang datang untuk melihat bunga sakura

Ucapan Tanaka disini menggunakan Pola Kalimat Sebab Akibat ya. Kalimat Sebabnya adalah, bahwa taman tersebut terkenal. Akibatnya, banyak orang yang datang untuk melihat bunga, menjadikan taman tersebut ramai

Dari ucapan Tanaka ini kita juga bisa mengambil kesimpulan bahwa pada saat itu banyak orang yang melakukan Hanami, atau melihat bunga. Acara ini biasanya berlangsung saat musim semi. Dengan demikian, secara tidak langsung kita tahu bahwa kejadian ini berlangsung saat musim semi

タム
みんなさくらしたすわって、ものんだり、弁当べんとうべたりしていますね。あのひとはビールをみながら、うたっています。
Orang-orang duduk dibawah pohon sakura, lalu minum-minum, makan bentou, dan lain-lain. Orang itu menyanyi sambil minum bir

Wow, kalimat yang diutarakan oleh Tam terlihat cukup kompleks ya. Ada Pola Kalimat Kegiatan Berurutan, Pola Kalimat Kegiatan Tidak Berurutan, ada juga Pola Kalimat Sambil. Mari kita telaah dari kalimat pertama

Kalimat pertama yang diucapkan oleh Tam adalah, bahwa orang-orang duduk dibawah pohon sakura terlebih dahulu. Hal ini kita pahami dari penggunaan Pola Kalimat Kegiatan Berurutan. Jadi, hanya setelah orang-orang duduk dibawah pohon sakura baru kemudian terjadi kegiatan selanjutnya

Setelah orang-orang duduk dibawah pohon sakura, baru kemudian mereka ada yang minum-minum, ada yang makan bentou/bekal makan siang, dan lain sebagainya

Sake saat Hanami
Sumber : Saketimes JP

Pola Kalimat Kegiatan Tidak Berurutan yakni 「〈動詞どうし・たけい〉り、~たりします」 disamping memiliki maksud menunjukkan beberapa kegiatan yang dilakukan secara tidak berurutan, juga memiliki maksud bahwa masih ada kegiatan yang dilakukan walau tidak disebutkan

Di kalimat kedua, Tam menggunakan Pola Kalimat Sambil. Pola Kalimat ini ditandai dengan adanya 「〈動詞どうし・ますけい〉ながら、~」, yang memiliki maksud mengerjakan 2 hal secara bersamaan

Jadi, yang dimaksud Tanaka di kalimat kedua adalah, bahwa orang yang dia tunjuk menyanyi sambil minum bir. Dia melakukan keduanya bersamaan. Disamping dia menyanyi, dia juga minum bir

田中たなか
日本人にほんじんは、よく花見はなみをしながら、おさけみます。
Orang Jepang banyak yang minum sake sambil melihat bunga

Menanggapi ucapan Tam, Tanaka membalasnya juga dengan menggunakan Pola Kalimat Sambil. Dia menjelaskan bahwa orang Jepang memang banyak yang minum sake sambil melihat bunga. Ya, walau di pagi hari sekalipun, mereka minum sake sambil memandangi bunga sakura

タム
今日きょうは、アグスさんが仕事しごとをしないで、あさからっています。
Hari ini Agus menunggu dari pagi tanpa (berangkat) kerja

Menimpali ucapan Tanaka, Tam menggunakan Pola Kalimat Tanpa. Pola Kalimat ini bisa diketahui dari penggunaan 「〈動詞どうし・ないけい〉で、~」. Maksud Pola Kalimat ini sendiri adalah, bahwa Subyek melakukan B tanpa melakukan A

Dalam hal ini, Tam ingin memberitahukan bahwa Agus menunggu (melihat bunga) sejak pagi dan dia tidak berangkat bekerja. Harusnya dia bekerja, namun hari itu dia tidak berangkat bekerja dan malah melihat bunga dari pagi

田中たなか
アグスさんをさがしましょう。
Ayo cari Agus

Kalimat yang diutarakan Tanaka disini menggunakan Pola Kalimat Ajakan ya, terlihat dari penggunaan Kata Kerja berakhiran ~ましょう, yang memiliki arti 「ayo ~」

Dalam hal ini, Tanaka mengajak Tam untuk mencari Agus

タム
あそこにいます。となりおんなひとと、わらいながら、はなしています。
(Dia) ada disana. (Dia) berbincang sambil tertawa dengan wanita di sebelahnya

Mendengar ajakan Tanaka, Tam menjawabnya, bahwa dia telah menemukan dimana Agus berada. Terlihat dari kalimat pertama yang dilontarkan Tam, bahwa saat itu Agus berada jauh dari dirinya maupun dari Tanaka

Selanjutnya, Tam juga menggunakan Pola Kalimat Sambil di kalimat keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa Agus saat itu berbincang-bincang dengan seorang wanita di sampingnya sambil tertawa. Dia tidak hanya berbincang saja namun juga tertawa

田中たなか
わたしたちもきましょう。
Ayo kita juga pergi (kesana)

Melanjutkan ajakannya yang tadi, Tanaka yang sudah menemukan dimana Agus berada, mengajak Lawan Bicaranya yakni Tam untuk pergi menemui Agus

Yah, walaupun tidak secara tersurat juga sih, bahwa Tanaka akan pergi ke tempatnya Agus, namun bisa kita terka dari ajakannya Tanaka sebelumnya yang mencari Agus

Dengan menilik pembahasan-pembahasan diatas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa Percakapan 3 ini membahas tentang :

「Tam datang ke taman bersama Tanaka dan merasa heran karena tamannya ramai. Tanaka menjelaskan, bahwa taman ini memang terkenal sehingga banyak orang-orang yang datang untuk melihat bunga sakura

Orang-orang duduk dibawah pohon sakura, lalu minum-minum, makan bekal, dan lain-lain. Ada juga yang menyanyi sambil minum bir. Tanaka menjelaskan, bahwa memang orang Jepang suka melihat bunga sambil minum sake

Tam bercerita bahwa hari itu Agus tidak bekerja, tapi dia menunggu dibawah pohon sakura sejak pagi. Tanaka mengajak Tam untuk mencari Agus, namun Tam sudah menemukannya. Agus sedang berbincang sambil tertawa dengan seorang wanita di sebelahnya

Tanaka-pun mengajaknya untuk menemuinya」

Materi IM JAPAN 日本語にほんごテキスト selengkapnya bisa dilihat di Daftar Isi

Demikian adalah penjelasan mengenai materi Percakapan (会話かいわ) yang terdapat di buku IM JAPAN 日本語にほんごテキストⅠ Bab 21. Dengan menguasai Pola Kalimat dan Kosakata yang telah saya jelaskan sebelumnya, tentu memahami materi ini tidaklah sulit kan?

Oh ya, jangan lupa untuk memberikan kritik dan saran untuk blog Coretan Eragon ini ya. Dengan adanya kritik dan saran dari kalian, saya harap blog ini bisa berkembang menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terima kasih dan sampai jumpa lagi di lain postingan ya

Komentar

Populer

みんなの日本語 Bab 18 : Bisa, Hobi, dan Sebelum

IM JAPAN 日本語テキストI Bab 16 : Kegiatan Berurutan & Cara

みんなの日本語 Extra : Evaluasi A

みんなの日本語 Bab 11 : Kata Bilangan

IM JAPAN 日本語テキストⅠ Bab 17 : Larangan, Keharusan, dan Izin