IM JAPAN 日本語テキストⅠ Bab 18 : Membaca dan Memahami (どっかい)
Yahalo!
Kembali lagi bersama saya Eragon di blog Coretan Eragon ini ya. Sebelumnya saya telah menjelaskan beberapa materi yang ada di buku IM JAPAN 日本語テキストⅠ Bab 18, antara lain Kata Kerja Jisho-kei, Bisa & Hobi, Sebelum & Kutipan, serta Kosakata
Disamping itu, saya juga telah mengulas materi penerapan Pola Kalimat dan Kosakata dalam bentuk Percakapan, antara lain Percakapan (会話) I, Percakapan (会話) II, dan Percakapan (会話) III
Nah, postingan kali ini adalah seri pembahasan terakhir di Bab 18, yakni Membaca dan Memahami (どっかい). Materi kali ini cukup banyak, jadi perhatikan baik-baik ya
わたしのしゅみは本を読むことです
アグスさんのしゅみは本を読むことです。毎晩寝る前に、かならず1時間ぐらい本を読みます。アグスさんは、大学で日本語をべんきょうしましたから、日本語の本を読むことができます。アグスさんは、「日本の本を読むことは、たいへんですが、おもしろいです。じ書をひいて読みます。」と言いました。
ダナイさんのしゅみはおんがくを聞くことです。ダナイさんは、毎日いろいろなおんがくを聞きます。朝おきて、すぐCDを聞きます。しごとがおわって、うちにかえって、すぐCDを聞きます。ダナイさんは、いろいろな国のおんがくを聞いています。ダナイさんは、じぶんでうたをつくることができます。ギターをひくことができますから。ダナイさんは、「わたしはおんがくがない生かつを、かんがえることができません。おんがくは、わたしのごはんです。」と言いました。
ロンさんは、スポーツが好きです。毎朝会社へ行く前に、かならず5キロはしります。会社からかえってから、晩ごはんを食べる前に、5キロはしります。ロンさんは、スポーツの中ではしることが一ばん好きです。ロンさんは、毎日はしっていますから、きょ年の会社のうんどう会で、いいせいせきをとることができました。ロンさんは、「わたしはスポーツが大好きです。はしることが一ばん好きです。わたしは空手にきょうみがあります。日本へ行って、空手をならいたいです。」と言いました。
しつもん
| 1. | アグスさんのしゅみは何ですか。 |
| 2. | アグスさんは、毎晩どのぐらい本を読みますか。 |
| 3. | アグスさんは、どうして日本語の本を読むことができますか。 |
| 4. | ダナイさんは、おきてすぐ何をしますか。 |
| 5. | ダナイさんは何ができますか。 |
| 6. | ダナイさんは何と言いましたか。 |
| 7. | ロンさんは、何をすることが好きですか。 |
| 8. | ロンさんは、きょ年会社のうんどう会で、どうしていいせいせきをとることができましたか。 |
Pembahasan
| わたしのしゅみは本を読むことです |
| ⇒ | Hobi saya adalah membaca buku |
Terlihat dari Pola Kalimat Hobi yang digunakan disini, maka kita bisa memahami bahwa hobi Subyek (わたし) adalah membaca buku
Seperti yang telah saya ulas di materi Hobi, bahwa dalam Bahasa Jepang, untuk menyatakan hobi harus menggunakan Kata Benda
Nah, jika ingin menyatakan hobi namun dalam bentuk kalimat yang mengandung Kata Kerja, maka harus dikonversi dulu menjadi Kata Benda, yakni dengan menggunakan Kata Kerja Jisho-kei dan menambahkan こと, seperti dalam judul teks bacaan diatas
| アグスさんのしゅみは本を読むことです。 |
| ⇒ | Hobi Agus adalah membaca buku |
Menggunakan Pola Kalimat Hobi, yang ditandai dengan 「~のしゅみは〈どうし・じしょ形〉こと」, menerangkan pada kita bahwa sang Subyek yakni Agus memiliki sebuah hobi, yaitu membaca buku
| 毎晩寝る前に、かならず1時間ぐらい本を読みます。 |
| ⇒ | Setiap malam sebelum tidur, (Agus) pasti membaca buku kira-kira 1 jam |
Perhatikan Pola Kalimat Sebelum di kalimat pertama. Disana Pola Kalimat tersebut berperan sebagai titik Keterangan Waktu, menunjukkan bahwa sebelum hal itu terjadi, Kalimat Pokoklah yang lebih dulu terjadi
Di Kalimat Pokoknya sendiri menerangkan kegiatan Agus, yakni membaca buku selama kira-kira satu jam. Ditambah dengan Adverbia かならず yang berarti 「pasti」, menunjukkan pada kita bahwa membaca buku sebelum tidur sudah menjadi rutinitas Agus dan tidak pernah terlewatkan
| アグスさんは、大学で日本語をべんきょうしましたから、日本語の本を読むことができます。 |
| ⇒ | Karena Agus (sudah) belajar bahasa Jepang di universitas, (dia) bisa membaca buku berbahasa Jepang |
Menilik kalimat diatas, terlihat bahwa kalimat tersebut tersusun dari beberapa Pola Kalimat. Ya, Pola Kalimat Sebab Akibat dan Pola Kalimat Bisa
Pola Kalimat Sebab Akibat ini ditandai dengan 「~から、~」. Kalimat Sebabnya terletak sebelum から, yakni tentang bahwa Agus telah belajar Bahasa Jepang di universitas
Untuk Kalimat Akibatnya, menggunakan Pola Kalimat Bisa yakni 「〈どうし・じしょ形〉ことができます」 menjelaskan tentang bahwa Subyek mampu melakukan sesuatu, yang dalam hal ini berupa membaca buku berbahasa Jepang
Jadi, kemampuan Agus dalam membaca buku berbahasa Jepang didasari karena dia sudah belajar Bahasa Jepang di universitas
| アグスさんは、「日本の本を読むことは、たいへんですが、おもしろいです。じ書をひいて読みます。」と言いました。 |
| ⇒ | Agus berkata, "Membaca buku berbahasa Jepang itu sulit, tapi menarik. (Saya) membacanya dengan membuka kamus" |
Terlihat dari 「~と言います」, kita bisa mengetahui bahwa itu adalah sebuah Kutipan. Kutipan disini merujuk pada suatu kalimat langsung dalam sebuah kalimat tidak langsung
Dengan demikian, kita bisa memahami bahwa sang penulis ingin menyampaikan ucapan Agus dalam sebuah kalimat yang bukan berbentuk percakapan. Isi ucapan Agus tersebut adalah Kesan Agus dalam membaca buku Bahasa Jepang
Berdasarkan ucapan Agus tersebut, terlihat Kesannya bahwa baginya, membaca buku berbahasa Jepang itu sulit, tapi menarik
Disambung dengan Pola Kalimat Cara yakni 「〈どうし・て形〉どうし」, menjelaskan pada kita bahwa Agus membaca buku berbahasa Jepang tersebut dengan membuka kamus
Berdasarkan penjelasan diatas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa paragraf pertama teks bacaan tersebut adalah berupa :
「Hobi Agus adalah membaca buku. Setiap hari sebelum Agus tidur, dia pasti membaca buku selama kira-kira 1 jam. Karena Agus pernah belajar Bahasa Jepang di universitas, dia bisa membaca buku berbahasa Jepang
Baginya, membaca buku berbahasa Jepang itu berat, namun menarik. Dia membaca buku berbahasa Jepang sambil membuka kamus」
| ダナイさんのしゅみはおんがくを聞くことです。 |
| ⇒ | Hobi Danai adalah mendengarkan musik |
Sama dengan judul diatas, kalimat ini menggunakan Pola Kalimat Hobi, terlihat dari 「~のしゅみは〈どうし・じしょ形〉」. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa hobi sang Subyek yaitu Danai adalah mendengarkan musik
| ダナイさんは、毎日いろいろなおんがくを聞きます。 |
| ⇒ | Setiap hari Danai mendengarkan berbagai macam musik |
Dengan Keterangan Waktu berupa 毎日, disambung dengan kalimat yang menyatakan kegiatan Danai dengan Kata Kerja Masu-kei yang memiliki makna aktivitas yang menjadi rutinitas, maka dapat kita pahami bahwa Danai mendengarkan berbagai macam musik setiap harinya
|
朝おきて、すぐCDを聞きます。 しごとがおわって、うちにかえって、すぐCDを聞きます。 |
| ⇒ |
Pagi (dia) bangun, lalu langsung mendengarkan CD Setelah pekerjaannya selesai, (dia) pulang ke rumah, lalu (dia) segera mendengarkan CD |
Coba perhatikan kalimat pertama. Di sana terdapat Pola Kalimat Kegiatan Berurutan, yang ditandai dengan Kata Kerja Te-kei. Ya, kalimat pertama menunjukkan urutan aktivitas Danai, yaitu bangun tidur, dia langsung mendengarkan CD
Jaman dulu, sebelum HP memiliki banyak fitur termasuk mendengarkan musik, orang-orang menikmati musik dengan menggunakan CD atau Walkmann. Berikut adalah gambar dari pemutar CD zaman dulu
|
|
Pemutar CD Sumber : Sakidori |
Begitu pula dengan kalimat kedua. Disana juga terdapat Pola Kalimat Kegiatan Berurutan, ditandai dengan 「〈どうし・て形〉、〈どうし・て形〉~」
Dari sini bisa kita pahami bahwa setelah Danai selesai bekerja, dia pulang ke rumah, kemudian dia mendengarkan CD. Ketiga kegiatan ini dilakukan secara berurutan, dan tidak ada kegiatan lain yang dilakukan dalam 3 kegiatan tersebut
| ダナイさんは、いろいろな国のおんがくを聞いています。 |
| ⇒ | Danai mendengarkan musik dari berbagai negara |
Partikel の yang digunakan dalam kalimat ini merujuk pada fungsinya sebagai penjelas Kata Benda 2 dengan menggunakan Kata Benda 1. Jadi, 「おんがく」 disini dijelaskan asalnya dengan frase 「いろいろな国」 sehingga menghasilkan arti baru 「musik dari berbagai negara」
Lalu, Kata Kerja Te-kei disini memiliki maksud menyampaikan suatu kegiatan yang berlangsung lama. Dengan demikian, kesan yang ditangkap dari kalimat ini adalah, bahwa ketika Danai mendengarkan musik, dia tidak hanya selama 1 menit 2 menit, namun cukup lama
|
ダナイさんは、じぶんでうたをつくることができます。 ギターをひくことができますから。 |
| ⇒ |
Danai bisa membuat lagu sendiri Karena dia bisa memainkan gitar |
Kalimat pertama ini menggunakan Pola Kalimat Bisa, terlihat dari 「〈どうし・じしょ形〉ことができます」. Jika kita artikan secara lengkap, didapatlah informasi bahwa Danai bisa membuat lagu sendiri
Sedangkan di kalimat kedua, dengan menggunakan Pola Kalimat Alasan dan Bisa, maka dapat dipahami bahwa alasan Danai bisa membuat lagu sendiri adalah karena Danai mampu memainkan gitar
| ダナイさんは、「わたしはおんがくがない生かつを、かんがえることができません。おんがくは、わたしのごはんです。」と言いました。 |
| ⇒ | Danai berkata, "Aku tidak bisa membayangkan hidupku tanpa musik. Musik adalah, makananku" |
Menerapkan Pola Kalimat Kutipan, disini sang penulis mengutip ucapan Danai. Terlihat dari penggunaan Pola Kalimat Kutipan yakni 「~と言います」
Dengan demikian, kita bisa memahami bahwa Danai telah berkata bahwa dia tidak bisa membayangkan bagaimana hidupnya tanpa musik. Karena bagi Danai, musik adalah makanannya
Dengan menilik ulasan-ulasan diatas, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa paragraf kedua teks bacaan tersebut menjelaskan tentang :
「Hobi Danai adalah mendengarkan musik. Setiap hari Danai mendengarkan musik. Bangun tidur, dia langsung mendengarkan CD. Setelah pekerjaannya selesai, dia pulang, langsung mendengarkan musik. Musik yang dia dengarkan berasal dari berbagai negara
Disamping itu, Danai juga bisa membuat lagu sendiri, karena dia bisa memainkan gitar. Baginya, musik adalah makanannya, dan dia tidak bisa membayangkan hidupnya tanpa musik」
| ロンさんは、スポーツが好きです。 |
| ⇒ | Ron suka dengan olahraga |
Menggunakan Pola Kalimat Kesan, kalimat tersebut menyatakan bahwa sang Subyek yakni Ron suka olahraga
|
毎朝会社へ行く前に、かならず5キロはしります。 会社からかえってから、晩ごはんを食べる前に、5キロはしります。 |
| ⇒ |
Setiap hari sebelum pergi ke perusahaan, (dia) pasti lari 5 km Setelah pulang dari perusahaan, sebelum makan malam, (dia) lari 5 km |
Dan di kalimat pertama dijelaskan lebih rinci jenis olahraga yang dia sukai, yakni lari. Dengan menggunakan Pola Kalimat Sebelum yaitu 「〈どうし・じしょ形〉前に」, sang penulis ingin menyatakan suatu kegiatan yang dilakukan sebelum kegiatan lain dikerjakan
Dalam hal ini, kita bisa mengetahui bahwa Ron pasti lari sejauh 5 km sebelum dia pergi ke perusahaan. Adverbia かならず menekankan bahwa rutinitas tersebut terjadi tanpa terkecuali, yang berarti tidak sekalipun Ron pergi ke perusahaan tanpa lari sejauh 5 km terlebih dahulu
Di kalimat kedua, disampung terdapat Pola Kalimat Sebelum, ada juga Pola Kalimat Prasyarat. Pola Kalimat Prasyarat ini ditandai dengan 「〈どうし・て形〉から~」 yang memiliki maksud untuk menyatakan hanya setelah Kata Kerja Te-kei tersebut selesai baru Anak Kalimat
Sedangkan di Anak Kalimatnya menggunakan Pola Kalimat Sebelum, menyatakan bahwa sebelum Ron makan makam, dia berlari sejauh 5 km terlebih dahulu
Jadi, jika digabungkan akan menjadi : hanya setelah Ron pulang dari perusahaan, dia lari sejauh 5 km baru kemudian makan malam
| ロンさんは、スポーツの中ではしることが一ばん好すきです。 |
| ⇒ | Dari semua olahraga, Ron paling suka dengan lari |
Kembali kita simak Pola Kalimat Kesan Superlatif. Superlatif yang dimaksud disini adalah Kesan bahwa sesuatu adalah yang paling Kata Sifat. Ya, Superlatif menujukkan paling, paling dalam kriteria Kata Sifat
Seperti yang telah dijelaskan di kalimat pertama paragraf ketiga ini, disebutkan bahwa Ron suka dengan olahraga. Namun kita tahu, olahraga itu sendiri terdiri dari berbagai macam jenis, seperti lari, renang, basket, dan lain-lain
Nah, dengan menggunakan Pola Kalimat 「~の中で~が一ばん~」 di kalimat diatas, kita bisa tahu bahwa diantara semua jenis olahraga, lari adalah yang paling disukai oleh Ron
|
|
Lari Sumber : Runtrip Magazine |
| ロンさんは、毎日はしっていますから、きょ年の会社のうんどう会で、いいせいせきをとることができました。 |
| ⇒ | Karena setiap hari Ron lari, di Festival Olahraga perusahaan tahun lalu, (dia) bisa meraih peringkat yang bagus |
Kalimat ini menggunakan beberapa Pola Kalimat sekaligus. Ya, ada Pola Kalimat Sebab Akibat, Partikel の, Partikel で, juga Pola Kalimat Bisa
Seperti yang telah kita pahami bersama, Pola Kalimat Alasan/Sebab Akibat ditandai dengan 「~から、~」, dengan Kalimat Sebab sebelum から dan Kalimat Akibatnya setelah から
Mari kita amati Kalimat Akibatnya. Di Kalimat Akibat dicantumkan beberapa Partikel の yang memiliki maksud untuk menjelaskan Kata Benda 2 dengan menggunakan Kata Benda 1
Dengan demikian, frase 「きょ年の会社のうんどう会」 disini merujuk pada 「Festival Olahraga perusahaan pada tahun lalu」
Diimbuhi dengan Partikel で pada frase diatas, yang mana berfungsi sebagai penunjuk tempat dimana dilakukannya suatu Kata Kerja. Dengan demikian, setting tempat untuk kalimat berikutnya adalah saat festival olahraga perusahaan tahun lalu
Kemudian, di kalimat terakhir disebutkanlah Akibatnya, yakni bahwa Ron mampu memperoleh peringkat yang bagus. Menilik kembali Kalimat Sebab, dijabarkan bahwa karena Ron selalu lari setiap harilah yang menjadikannya mampu meraih peringkat yang bagus tersebut
| ロンさんは、「わたしはスポーツが大好きです。はしることが一ばん好きです。わたしは空手にきょうみがあります。日本へ行って、空手をならいたいです。」と言いました。 |
| ⇒ | Ron berkata, "Saya suka olahraga. (Saya) paling suka lari. Saya menaruh minat dengan karate. Saya ingin pergi ke Jepang, lalu belajar karate" |
Pola Kalimat Kutipan yang digunakan disini dimaksudkan untuk mengutip ucapan Subyek, yang mana dalam hal ini adalah Ron. Secara tidak langsung, di kalimat tidak langsung ini kita bisa tahu bahwa Ron telah mengucapkan sesuatu
Isi ucapan Ron tersebutlah yang dikutip oleh sang penulis. Dalam kutipan tersebut terdapat beberapa kalimat sekaligus. Coba perhatikan kalimat kedua dalam kutipan diatas. Disana terdapat Kesan dari sebuah Kata Kerja yang diubah menjadi Kata Benda
Ya, untuk menyatakan Kesan sesuatu, maka Subyek haruslah dalam bentuk Kata Benda. Namun hal tersebut bisa diakali ketika Subyek yang ingin dinyatakan Kesannya adalah sebuah kegiatan/Kata Kerja. Tentu saja, dengan menggunakan Kata Kerja Jisho-kei dan diimbuhi dengan こと
Selain itu, kalimat ketiga kutipan diatas memiliki bentuk yang sama dengan Pola Kalimat Hobi, namun dengan Kata Benda yang lain yaitu きょうみ. きょうみ sendiri memiliki makna 「minat」. Dari sini pula kita bisa paham bahwa Ron memiliki minat terhadap karate
Jika kita susun, maka isi kutipan Ron diatas adalah bahwa dia suka dengan olahraga, namun larilah yang paling dia suka. Ron sendiri menaruh minat terhadap karate. Dia ingin pergi ke Jepang lalu belajar karate
Dengan menggunakan penjelasan-penjelasan diatas sebagai dasar, maka dari paragraf ketiga teks bacaan tersebut kita bisa memahami bahwa :
「Ron suka dengan olahraga. Namun, diantara semua jenis olahraga, dia paling suka lari. Setiap hari dia lari 10 km. 5 km sebelum pergi ke perusahaan, dan 5 km sepulang dari perusahaan sebelum makan malam
Saat festival olahraga perusahaan tahun lalu, Ron berhasil mendapatkan peringkat yang bagus karena dia lari setiap hari. Ron juga berkata bahwa dirinya suka dengan olahraga, dan larilah olahraga yang paling dia suka. Dia menaruh minat terhadap karate dan dia ingin pergi ke Jepang dan belajar karate」
Pertanyaan
| 1. |
|
||||
| 2. |
|
||||
| 3. |
|
||||
| 4. |
|
||||
| 5. |
|
||||
| 6. |
|
||||
| 7. |
|
||||
| 8. |
|
Materi IM JAPAN 日本語テキスト selengkapnya bisa dilihat di Daftar Isi
Demikian adalah penjelasan mengenai materi Membaca dan Memahami (どっかい) yang terdapat di buku IM JAPAN 日本語テキストⅠ Bab 18. Dengan mempelajari dan memahami teks bacaan diatas, kalian juga disamping mempelajari Pola Kalimatnya, kalian juga mempelajari Kosakatanya kan?
Oh ya, jangan lupa untuk memberikan kritik dan saran untuk blog Coretan Eragon ini ya. Dengan adanya kritik dan saran dari kalian, saya berharap blog ini bisa berkembang menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terima kasih dan sampai jumpa di lain postingan ya
Komentar
Posting Komentar